Sarung Tangan Jenis Apa yang Tahan Terhadap Goresan atau Irisan Benda Tajam (Cut Resistant)?

Jenis Sarung Tangan Tahan Irisan – Pekerja di sektor manufaktur, konstruksi, pemrosesan makanan, hingga medis menghadapi risiko kecelakaan setiap hari. Salah satu bahaya utama di tempat kerja adalah cedera tangan akibat sayatan atau goresan benda tajam. Oleh karena itu, pekerja wajib memakai alat pelindung diri (APD) berupa sarung tangan tahan irisan (cut resistant gloves).
Namun, sarung tangan jenis apa yang mampu memberikan perlindungan optimal terhadap irisan? Artikel ini akan mengulas bahan penyusun, standar keamanan, hingga rekomendasi sarung tangan tahan irisan terbaik dari merek Ansell.
Jenis Material Sarung Tangan Tahan Irisan
Produsen membuat sarung tangan tahan irisan menggunakan serat dan material khusus. Masing-masing material memiliki karakter dan tingkat ketahanan yang berbeda. Berikut adalah beberapa material utama yang efektif menahan goresan benda tajam:
-
HPPE (High-Performance Polyethylene): Produsen merancang serat sintetis ini dengan kekuatan tarik yang sangat tinggi. Meskipun sangat kuat, material HPPE tetap ringan dan fleksibel sehingga nyaman untuk pekerjaan presisi.
-
Aramid / Kevlar: Serat sintetis ini terkenal sangat kuat dan tahan panas. Selain menahan irisan benda tajam, material ini juga melindungi tangan pekerja dari lingkungan kerja bersuhu tinggi.
-
Stainless Steel Mesh (Anyaman Logam): Kawat baja tahan karat membentuk struktur sarung tangan ini. Oleh sebab itu, jenis ini memberikan tingkat perlindungan fisik yang paling tinggi, terutama untuk industri pemotongan daging.
-
Serat Campuran (Composites): Produsen mengombinasikan HPPE, serat kaca (glass fiber), dan benang logam. Hasilnya, sarung tangan memiliki tingkat perlindungan ekstra tanpa mengorbankan kenyamanan pengguna.
Standar Keamanan Sarung Tangan Cut Resistant
Sebelum membeli produk, Anda harus memahami tingkat perlindungan berdasarkan standar internasional. Saat ini, dunia industri menggunakan dua standar utama sebagai acuan keamanan.
1. Standar EN 388 (Eropa)
Standar ini menguji ketahanan sarung tangan terhadap berbagai risiko mekanis. Untuk perlindungan irisan, uji TDM menetapkan peringkat berupa huruf A hingga F.
-
Tingkat A: Memberikan perlindungan irisan tingkat rendah untuk sayatan ringan.
-
Tingkat F: Memberikan perlindungan irisan tingkat sangat tinggi dari benda yang sangat tajam.
2. Standar ANSI/ISEA 105 (Amerika Serikat)
Standar Amerika ini membagi tingkat ketahanan irisan dari skala A1 hingga A9.
-
A1 – A3: Cocok untuk risiko irisan ringan, seperti pekerjaan perakitan barang atau penanganan kertas tebal.
-
A4 – A6: Sangat ideal untuk risiko sedang hingga tinggi, contohnya pekerjaan konstruksi, otomotif, dan penanganan kaca.
-
A7 – A9: Menyediakan perlindungan maksimal untuk risiko ekstrem, seperti pemotongan logam tebal.
BACA JUGA : Masa Pakai Sarung Tangan Nitril: Panduan Lengkap dan Ciri Kerusakannya
Rekomendasi Sarung Tangan Tahan Irisan dari Ansell
Ansell merupakan produsen APD global yang memimpin inovasi perlindungan tangan berkualitas tinggi. Perusahaan ini menyediakan berbagai varian sarung tangan cut resistant untuk memenuhi kebutuhan industri.
1. Ansell HyFlex® 11-541 / 11-542

Seri HyFlex® mengusung teknologi INTERCEPT™ Cut Resistance Technology yang merupakan hak paten Ansell. Pabrikan menggabungkan serat sintetis dan kain rajut yang tipis namun sangat kuat.
Sebab itu, sarung tangan ini menawarkan beberapa keunggulan utama:
-
Mampu bergerak fleksibel tanpa rasa kaku di tangan.
-
Menawarkan ketahanan irisan yang tinggi (ANSI A4 / EN 388 Level D).
-
Menggunakan lapisan nitrile coating sehingga genggaman tetap erat pada permukaan berminyak.
2. Ansell ActivArmr® 80-600

Jika pekerjaan Anda berhubungan langsung dengan kaca tebal atau lembaran logam tajam, seri ActivArmr® 80-600 menjadi opsi terbaik. Ansell memadukan bahan Kevlar® dengan lapisan lateks bertekstur pada produk ini.
Akibatnya, sarung tangan ini memiliki kelebihan berikut:
-
Menahan irisan dan tusukan benda tajam secara luar biasa.
-
Melindungi tangan dari percikan panas atau suhu tinggi.
-
Memiliki lapisan lateks yang menjaga cengkeraman saat Anda mengangkat benda licin.
3. Ansell Microflex® dan Seri Food Grade
Selain sektor industri berat, Ansell juga merancang sarung tangan tahan irisan khusus untuk industri pengolahan makanan. Petugas dapat mencuci sarung tangan ini dengan mudah dan menggunakannya secara aman bersama bahan pangan. Produk ini efektif mencegah kontaminasi makanan sekaligus melindungi tangan pekerja dari pisau pemotong.
Cara Memilih Sarung Tangan yang Tepat
Agar perlindungan bekerja secara maksimal, Anda perlu memperhatikan beberapa langkah penting saat memilih sarung tangan:
-
Kenali Tingkat Risiko: Pertama, sesuaikan peringkat ANSI (A1–A9) atau EN 388 (A–F) dengan tingkat ketajaman material di area kerja.
-
Periksa Ukuran Tangan: Selanjutnya, pilih ukuran yang pas. Ukuran yang terlalu besar mengurangi ketepatan gerak, sedangkan ukuran yang terlalu sempit membuat tangan cepat lelah.
-
Pertimbangkan Lingkungan Kerja: Akhirnya, amati kondisi area kerja Anda. Jika area kerja penuh minyak, pilih sarung tangan berlapisan nitrile. Sebaliknya, jika Anda berhadapan dengan suhu panas, pilih bahan Aramid atau Kevlar.
Kesimpulan Jenis Sarung Tangan Tahan Irisan
Secara umum, sarung tangan yang tahan terhadap goresan atau irisan benda tajam mengandalkan material khusus seperti HPPE, Aramid (Kevlar), atau serat komposit. Namun, Anda harus selalu memeriksa standar keamanan EN 388 atau ANSI 105 sebelum mengambil keputusan. Merek terpercaya seperti Ansell menghadirkan berbagai solusi inovatif—seperti seri HyFlex dan ActivArmr—yang tidak hanya memberikan perlindungan maksimal, tetapi juga menjaga kenyamanan pekerja sepanjang hari.



